Daerah

“Warga Menjerit,” Tiga kali Setahun Wilayahnya Teredam Banjir

Bogor, Raya News – Warga di sejumlah wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, (Jabar) kembali mengeluhkan banjir kiriman yang terus berulang dan dinilai semakin parah dari tahun ke tahun. Sedikitnya tiga desa, yakni Desa Warujaya, Desa Pamegarsari, dan Desa Iwul, menjadi wilayah yang paling sering terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, terang Blontang Humas warga rt 8 rw 7 Desa Warujaya .

Berdasarkan keterangan warga, banjir besar setidaknya terjadi tiga kali dalam setahun. Bahkan dalam sebulan terakhir, banjir kiriman disebut telah dua kali merendam permukiman warga setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu.

Keluhan warga tersebut kembali mencuat saat warga menggelar kerja bakti di lingkungan RT 08 RW 07 Desa Warujaya, Kecamatan Parung, Minggu (31/5/2026).

Anggraeni, salah seorang warga yang juga aktif menyuarakan aspirasi masyarakat setempat, mengatakan banjir kiriman telah menjadi persoalan menahun yang hingga kini belum mendapatkan solusi menyeluruh.

“Setiap tahun pasti terjadi. Minimal tiga kali banjir besar. Air datang dari luar wilayah setelah hujan deras dan meluap ke permukiman warga,” ujarnya.

Menurut warga, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menyebabkan kerugian material akibat rumah dan fasilitas lingkungan yang kerap terendam.

Warga Soroti Perumahan dan Penyempitan Saluran Air. Selain faktor curah hujan tinggi, warga menduga pesatnya pembangunan kawasan perumahan di sekitar wilayah Kec. Parung turut berkontribusi terhadap meningkatnya volume air yang masuk ke wilayah permukiman.

Namun, menurut salah seorang warga setempat, persoalan banjir tidak hanya disebabkan oleh berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan perumahan, tetapi juga karena terjadinya penyempitan saluran air dan sungai yang selama ini menjadi jalur pembuangan air.

“Dulu lebar sungai sekitar empat meter, sekarang tinggal sekitar satu setengah meter. Akibatnya debit air yang besar tidak mampu ditampung sehingga meluap ke permukiman warga,” ungkapnya.

Warga menilai penyempitan aliran sungai dan saluran drainase tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Mereka meminta adanya normalisasi sungai serta penertiban bangunan yang berpotensi menghambat aliran air.

“Kalau sungainya semakin sempit sementara air yang datang semakin banyak, tentu banjir akan terus terjadi. Ini harus segera ditangani,” tambah warga lainnya.

Kekecewaan warga semakin besar karena persoalan banjir dinilai telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penyelesaian yang signifikan. Masyarakat mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan, namun hingga kini banjir kiriman masih menjadi ancaman rutin setiap musim hujan.

Sejumlah warga bahkan menilai kondisi banjir dalam beberapa tahun terakhir semakin parah dibandingkan sebelumnya.

“Kami tidak ingin hanya menerima kunjungan saat banjir terjadi. Yang kami butuhkan adalah solusi nyata agar banjir tidak terus berulang,” ujar seorang warga.

Meski demikian, warga mengapresiasi langkah sejumlah pejabat daerah yang sempat meninjau lokasi saat banjir terjadi. dan  Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ketua rt Agus Suprianto mengatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Camat Parung, dan Kepala Desa pernah turun langsung melihat kondisi wilayah terdampak, terang rt , sebaiknya bila warga hendak menghadap bapak Bupati sebelumnya ke pak Kades dan pak Camat dulu,

Tegas rt setempat 

Warga Siapkan Audiensi ke DPRD dan Bupati Bogor

Karena merasa persoalan banjir belum mendapatkan perhatian maksimal, warga berencana membawa aspirasi mereka langsung ke Pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor.

Dalam waktu dekat, perwakilan masyarakat dari wilayah terdampak akan menyusun langkah bersama untuk menyampaikan berbagai tuntutan terkait penanganan banjir.

“Kami sedang berkoordinasi dengan warga. Dalam waktu dekat rencananya kami akan mengadu langsung ke DPRD Kabupaten Bogor dan menemui Bupati Bogor agar masalah ini mendapat perhatian serius,” kata salah satu tokoh masyarakat.

Selain meminta normalisasi sungai dan perbaikan drainase, warga juga mengusulkan peninggian turap di sepanjang aliran kali yang sering meluap. Mereka berharap langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka pendek untuk mengurangi risiko banjir di permukiman.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera melakukan kajian menyeluruh terkait penyebab banjir kiriman yang terus berulang, termasuk mengevaluasi sistem tata ruang, kawasan resapan air, serta kondisi sungai dan saluran drainase di wilayah Parung.

“Jangan sampai setiap tahun warga terus menjadi korban. Kami ingin ada tindakan nyata agar banjir kiriman ini tidak lagi menjadi langganan,” pungkas warga. (tim)

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Related Articles

Back to top button
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam

ace99play

ace99play

ace99play