Sekolah Maung di Depok Mulai Disosialisasikan, SMAN 1 Depok Jadi Cikal Bakal Sekolah Unggulan Jabar

Depok, RayaNews – Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai disosialisasikan kepada masyarakat di Kota Depok. Program sekolah unggulan tingkat SMA/SMK tersebut dipusatkan di SMAN 1 Depok dan mendapat perhatian dari kalangan orang tua maupun dunia pendidikan.
Sosialisasi Sekolah Maung berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Depok pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan itu dihadiri kepala sekolah negeri, orang tua siswa, perwakilan kelurahan, kecamatan, hingga Babinsa.

KS Depok Negeri 1 Depok
Kepala SMAN 1 Depok, Dede Agus Suherman menjelaskan, Sekolah Maung merupakan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan sekolah unggulan berbasis pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
Menurut dia, program tersebut lahir dari gagasan Gubernur Jawa Barat yang ingin menghadirkan sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota, menyusul keberadaan 12 Sekolah Garuda di Indonesia.
“Sekolah Maung bukan membangun sekolah baru, tetapi penguatan sekolah negeri yang dinilai memiliki potensi besar dalam pembinaan akademik maupun non-akademik,” ujar Dede.

Ia menjelaskan, pola penerimaan siswa Sekolah Maung berbeda dengan sekolah reguler. Seleksi dilakukan berdasarkan tiga kriteria utama, yakni prestasi akademik, non-akademik, serta Cerdas Berbakat Istimewa (CBI).
“Tidak ada lagi sistem domisili. Seleksi murni berdasarkan kemampuan dan potensi siswa,” katanya.
Dede menambahkan, Sekolah Maung di Kota Depok akan memiliki 10 kelas dengan kapasitas masing-masing 20 siswa. Total hanya 200 siswa yang diterima melalui proses seleksi ketat.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Maung diharapkan mampu mendongkrak prestasi pendidikan di Jawa Barat tanpa mengesampingkan kualitas sekolah reguler.
“Sekolah reguler tetap harus berprestasi. Namun Sekolah Maung menjadi wadah untuk membina siswa dengan kemampuan unggul agar lebih terarah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Depok, Sumarno mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan narasumber langsung dari SMAN 1 Depok agar para orang tua memperoleh pemahaman utuh terkait program tersebut.
Menurut Sumarno, Sekolah Maung menjadi sarana untuk menampung siswa yang memiliki potensi dan bakat lebih agar dapat berkembang secara optimal.
“Kami ingin orang tua memahami secara langsung konsekuensi dan peluang dari Sekolah Maung maupun sekolah reguler, sehingga bisa menentukan pilihan terbaik bagi anak-anaknya,” kata Sumarno.
Ia menilai, keberadaan sekolah unggulan penting untuk menciptakan iklim kompetisi sehat di dunia pendidikan.
“Kalau pendidikan tidak memiliki wadah kompetisi, maka ukuran kemampuan siswa sulit terlihat. Dengan adanya Sekolah Maung, kemampuan anak-anak yang memiliki kelebihan bisa lebih terukur dan berkembang,” pungkasnya.
*[Kamal/Moer]





