Musrenbag Kecamatan Parung Pagu Anggaran 18M Penyerapan Hanya 7M
Bogor, RayaNews.org – Pemerintah kecamatan Parung laksanakan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2026. Pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kecamatan Parung digelar pada rabu 12 Februari 2025, bertempat di gedung Ditjen GTK Kemendikbud Ristek jalan Raya Parung – Bogor nomor 420.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri kepala bagian perekonomian sekretariat daerah kabupaten bogor, ketua tim perencanaan dan pendanaan perencanaan ahli muda Bappeda Litbang KDabupaten Bogor, anggota DPRD kabupaten Bogor Fuad Al Ansor, Kapolsek Parung, Danramil Parung, Kepala Puskesmas Parung, Kepala Puskesmas Cogreg, Kepala UPT Bina Marga, Kepala UPT Pengairan para kepala Desa, Para Kepala sekolah dan para tokoh masyarakat

Usulan dan perencanaan skala prioritas di wilayah kecamatan Parung adanya beberapa titik banjir yang harus diselesaikan dan perencanaan pembangunan SMP negeri 3 Parung
Sekretaris Camat Parung Endang Darmawan mewakili Camat Parung yang saat ini sedang menjalankan ibadah Umroh. Sekcam mewakili Camat membuka kegiatan Musrenbang,

Usai kegitan Musrenbang Sekcam Parung ketika dikonfirmasi rayanews mengatakan, karena semuanya masuk ke sistem SIPD, jadi walaupun sebenarnya tergantung dari kecekatan ataupun gercepnya pihak-pihak desa, karena semua di input sama desa, bukan kecamatan. Jadi semua pun teknisnya, ada rumusnya, ada istilahnya, ada ilmunya yang dikasih dari PEMDA atau BAPEDA untuk memasuk-masukkan skala prioritas ataupun usulan-usulan dari pagu yang telah disiapkan itu.

Hari ini Musrebang sama besok terakhir, nanti ada evaluasi dari Bapedalitbang, seperti apa teknis yang inputannya, istilahnya hari ini kan sudah di-close bahasanya dari Bapedalitbang, dari SIPD-nya. Nanti ada tindak lanjut lagi, mau seperti apa nanti, apa yang belum masuk ataupun belum di-input sama desa.
Bukan hanya lambatnya pihak desa untuk atau operator memasukkan, tapi gangguan SIPD itu seluruh Indonesia karena kita aja yang istilahnya yang umum atau normatif kayak gaji, kayak tunjangan pun sering terkendala masalah SIPD itu.
Pagu ajuan tadi dari non-APBD ada 11 dan 7M ya.untuk kegiatan di tahun 2026. totalnya sih 18 M ya, cuman belum masuk semua dari apa yang diberikan dari pemerintah daerah.

M. Yusuf Supriatna Kepala Desa Cogreg, saat Musrenbang untuk Tahun Anggaran 2026, dengan tegas meminta kepada perwakilan Bappeda Litbang dan Setda Kabupaten Bogor agar segera merealisasi pembangunan Gedung SMP Negeri 3 Parung.

Dirinya menegaskan sudah lima tahun berjalan tidak ada tanda-tanda untuk membangun gedung SMP Negeri 3 Parung ,bahkan dari Bappeda Litbang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sudah survey lokasi lahan, saya atas nama Pemerintah Desa Cogreg meminta agar tahun 2026 Gedung SMP Negeri 3 Parung di bangun.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB Fuad Al Ansori, menjelaskan, saya belum lama menjadi anggota dewan, setau saya yang menjadi kendala masalah lahan yang akan di bangun SMP Negeri 3 Parung, Insya Allah saya akan mengawal dan berupaya mendorong apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat dan Kepala Desa Cogreg agar dapat terealisasi di tahun 2026. *[Juna/V3]





