{"id":3706,"date":"2026-08-20T22:44:19","date_gmt":"2026-08-20T15:44:19","guid":{"rendered":"https:\/\/rayanews.org\/?p=3706"},"modified":"2026-08-20T22:44:19","modified_gmt":"2026-08-20T15:44:19","slug":"diduga-mencemari-kali-caringin-pemilik-pabrik-tahu-di-desa-sukmajaya-berdalih-sudah-memiliki-ipal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rayanews.org\/?p=3706","title":{"rendered":"Diduga Mencemari Kali Caringin, Pemilik Pabrik Tahu di Desa Sukmajaya Berdalih Sudah Memiliki Ipal"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Bogor, RayaNews &#8211; <\/strong>Produksi Tahu yang berlokasi di RT 01\/03 Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, yang berdiri sekitar 6 Bulan lalu, masih membuang air limbah ke saluran irigasi kali caringin, hal ini menimbulkan keluhan dari masyarakat pemilik Empang (kolam) ikan, yang airnya bersumber dari saluran irigasi kali Caringin.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"581\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000137348-581x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3672\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000137348-581x1024.jpg 581w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000137348-170x300.jpg 170w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000137348.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 581px) 100vw, 581px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pembuangan Limbah Kesaluran Irigasi <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari hasil pantauan awak media, benar adanya limbah dari pabrik tahu tersebut di buang ke kali caringin yang merupakan saluran irigasi aktif.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"3708\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3708\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-300x169.jpg 300w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-768x432.jpg 768w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-1536x863.jpg 1536w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-2048x1151.jpg 2048w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143624-390x220.jpg 390w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kondisi Pabrik Tahu dan Saluran Pembuangan Limbah<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Seorang warga desa Sukmajaya Dika, yang membuka usaha pemancingan ikan mas persis di tepi aliran irigasi kali caringin sampai membeli dan memasang paralon dari pembuangan air limbah tahu melewati empang miliknya sebagai antisipasi tercemar air di kolam ikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya pernah kejadin ikan dalam kolam pemancingan mati mendadak, bukan hanya kolam ikan miliknya saja tetapi banyak warga pemilik kolam ikan lainnya yang ikannya mati juga.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"578\" height=\"1024\" data-id=\"3709\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623-578x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3709\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623-578x1024.jpg 578w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623-169x300.jpg 169w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623-768x1361.jpg 768w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623-867x1536.jpg 867w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143623.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 578px) 100vw, 578px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kolam Tampung Air Limbah Tahu<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>&#8220;Hal ini baru terjadi setelah adanya pabrik tahu yang membuang limbah ke kali, tahun tahun sebelumnya tidak pernah ada kejadian hal seperti ini,&#8221; paparnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya kejadian banyaknya ikan yang yang mati pada kolam milik masyarakat desa Sukmajaya, dan telah terjadi sampai 2 kali, masyarakat menduga airnya terkontaminasi dengan air limbah Tahu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"3707\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3707\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-300x169.jpg 300w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-768x432.jpg 768w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-1536x863.jpg 1536w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-2048x1151.jpg 2048w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1000143625-390x220.jpg 390w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ikan warga yang mati<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Topik selaku pemilik usaha Tahu Putih saat di konfirmasi awak media mengatakan, beberapa bulan yang lalu kedatangan Satpol PP dari Kecamatan Tajurhalang dan Kabupaten Bogor bersama DLH, saat itu juga air limbahnya langsung di Lab dan buktinya langsung diberikan, hasilnya tidak masalah, mereka mengatakan murni limbah nabati, hasil labnya ada saya simpen.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Arahannya saya di suruh bikin penyaringan,&#8221; tambah Topik<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika di tanya DLH melakukan l, dengan gamblang Topik mengatakan, Ya iyalah disini pastinya ngelabnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat di tanyakan apakah sudah memiliki ijin untuk membuang air limbah ke kali caringin, dengan tegas Topik menjawab, memangnya harus di buang kemana, namanya air ya di buang ke sungai\/kali.<\/p>\n\n\n\n<p>staff DLH Kabupaten Bogor Hendi, saat di konfirmasi melalui sambungan telpon selular mengatakan, kami belum memberikan ijin untuk pembuangan limbah ke sungai, pabrik Tahu tersebut pernah kami BAP beberapa bulan yang lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau hasil airnya dinyatakan lolos uji baku mutu silahkan tapi bila tidak jangan di buang, air limbah dan harus lolos dari beberapa parameter yang di tentukan sehingga jika di buang tidak merusak ekosistem sekitarnya, jika tidak limbah tersebut harus di kelola pihak ke tiga, diangkut keluar,&#8221; terang Hendi<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau katanya sudah ada hasil Lab-nya faktanya kami DLH hingga saat ini belum menerima dan melihat hasil uji laboratorium terkait baku mutu air,&#8221; tegas Hendi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan Pemilik pabrik Tahu yang mengatakan sudah di lab saat itu juga oleh DLH kabupaten Bogor sangat janggal karena uji Lab, harus menggunakan alat dan waktunya bukan hitungan jam.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini di pertegas oleh staf Dinas lingkungan hidup Kabupaten Bogor yang notabene belum menerima dan melihat hasil laboratoriumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Media sempat meminta melihat hasil uji Lab kepada pemilik pabrik Tahu, namun dengan alasan di tinggal di rumah dan meminta untuk dikirimkan melalui WhatsApp, Namun hingga berita ini di terbitkan pemilik pabrik Tahu tidak pernah mengirim hasil uji Labnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Peraturan pembuangan air limbah di Indonesia sudah diatur secara hukum untuk mencegah pencemaran lingkungan. Secara nasional, hal ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta aturan turunan seperti standar baku mutu air limbah domestik dan industri yang wajib dipatuhi oleh setiap kegiatan usaha maupun rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dasar Hukum Utama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setiap usaha atau kegiatan yang menghasilkan air limbah wajib mengolah limbahnya agar memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke media lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Kegiatan pembuangan air limbah memerlukan kajian teknis dan izin kelayakan operasional sesuai Peraturan Menteri LHK No. 5 Tahun 2021.<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 dan PermenLH No. 5 Tahun 2014, Bahwa Membuang air limbah Tahu secara langsung ke sungai tanpa pengolahan dilarang keras. industri tahu wajib mengolah limbah cair lewat IPAL agar memenuhi baku mutu sebelum dilepas ke lingkungan.<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setiap usaha pengolahan kedelai atau tahu menghasilkan limbah cair organik tinggi yang tidak boleh langsung dibuang ke badan air umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Air limbah harus memenuhi parameter pH, BOD (kebutuhan oksigen biologis), COD (kebutuhan oksigen kimiawi), dan TSS (padatan tersuspensi) sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuangan air limbah ke sumber air memerlukan izin resmi dan kajian teknis pengelolaan lingkungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun Sanksi Hukum Bagi Pelanggar, Bisa berupa Teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan, hingga pencabutan izin usaha dari instansi Dinas Lingkungan Hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya itu masih ada sangsi pidana bagi yang melanggar, Pelaku usaha yang dengan sengaja mencemari lingkungan atau melampaui baku mutu air limbah dapat dipidana penjara hingga 3 tahun dan denda maksimal Rp. 3 miliar (Pasal 98\/103 UU No. 32 Tahun 2009). Jika sampai merusak kesehatan atau menyebabkan kematian, ancaman pidana dan denda bisa melompat hingga belasan miliar rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>*[Adj\/team]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor, RayaNews &#8211; Produksi Tahu yang berlokasi di RT 01\/03 Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, yang berdiri sekitar 6 Bulan lalu, masih membuang air limbah ke saluran irigasi kali caringin, hal ini menimbulkan keluhan dari masyarakat pemilik Empang (kolam) ikan, yang airnya bersumber dari saluran irigasi kali Caringin. Pembuangan Limbah Kesaluran Irigasi Dari hasil &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3675,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[1606,1587,1588,1609,1607],"class_list":["post-3706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","tag-limbah-tahu","tag-pabrik-tahu","tag-pabrik-tahu-di-sukmajaya","tag-pabrik-tahu-di-tutup","tag-pabriktahucemarilingkungan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3706"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3711,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3706\/revisions\/3711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}