{"id":2231,"date":"2025-08-30T00:07:30","date_gmt":"2025-08-29T17:07:30","guid":{"rendered":"https:\/\/rayanews.org\/?p=2231"},"modified":"2025-08-30T00:08:35","modified_gmt":"2025-08-29T17:08:35","slug":"puskesmas-pembantu-pustu-desa-pabuaran-kecamatan-kemang-disegel-pemilik-tanah-kepala-desa-pabuaran-diam-tak-bersuara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rayanews.org\/?p=2231","title":{"rendered":"Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pabuaran Kecamatan Kemang Disegel Pemilik Tanah, Kepala Desa Pabuaran Diam Tak Bersuara"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Bogor, RayaNews. \u2013<\/strong> kisruh lahan tanah seluas kurang lebih 700 meter<sup>2<\/sup>, yang berada di Kp Bakti Rt 01 Rw 01 Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Berawal adanya dugaan penjualan tanah milik ibu Ipit seluas kurang lebih 200 Meter<sup>2<\/sup> oleh oknum pemerintahan desa Pabuaran, kini terkuak, bahwa lahan tanah seluas 700 Meter<sup>2<\/sup> milik Ibu Ipit yang sudah berdiri bangunan ruko dan puskesmas pembantu.<\/p>\n\n\n\n<p>Suganda selaku orang yang di kuasakan untuk mengurus, meluruskan masalah, kepada awak media mengatakan, sudah berupaya melakukan mediasi dengan Kepala Desa Pabuaran Ayoh Yohana.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHal Tersebut Sudah Di Lakukan 6 Kali Mediasi Tanpa Membuahkan Hasil,\u201d ucap Suganda kepada awak media.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sebagai orang yang di kuasakan, berharap kepada Ibu Kepala Desa untuk legowo, mengembalikan lahan tanah kepada pemiliknya ibu Ipit,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2233\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221-300x225.jpeg 300w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221-768x576.jpeg 768w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/WhatsApp-Image-2025-08-29-at-23.50.221.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cKepemilikan Ibu Ipit Berdasarkan Jual Beli di atas surat segel Tahun 1977,\u201d terang Suganda di dampingi M. Hartono pada Jumat 29 Agustus 2025 di lokasi Pustu Desa Pabuaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak adanya komunikasi dua arah yang mendapatkan titik temu, sehingga berujung penyegelan pustu oleh ahli waris Ibu Ipit. sudah beberapa kali awak media menyambangi kantor desa Pabuaran, namun Kepala Desa Pabuaran Ayoh Yohana tidak pernah ada di tempat, staf Desa ketika ditanya, dengan berbagai macam alasan mengatakan tidak tahu keadaan kepala desa, sehingga awak media sangat sulit untuk mengkonfirmasi kebenarannya. <strong>[RH]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor, RayaNews. \u2013 kisruh lahan tanah seluas kurang lebih 700 meter2, yang berada di Kp Bakti Rt 01 Rw 01 Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Berawal adanya dugaan penjualan tanah milik ibu Ipit seluas kurang lebih 200 Meter2 oleh oknum pemerintahan desa Pabuaran, kini terkuak, bahwa lahan tanah seluas 700 Meter2 milik Ibu Ipit &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2232,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[838,854,855,853],"class_list":["post-2231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","tag-kemang","tag-maviatanah","tag-puskesmaspembantu","tag-pustu"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2234,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2231\/revisions\/2234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}