{"id":2172,"date":"2025-07-18T23:53:19","date_gmt":"2025-07-18T16:53:19","guid":{"rendered":"https:\/\/rayanews.org\/?p=2172"},"modified":"2025-07-18T23:53:20","modified_gmt":"2025-07-18T16:53:20","slug":"program-ketahanan-pangan-2025-desa-rawakalong-launching-ternak-ayam-broiler-dan-padi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rayanews.org\/?p=2172","title":{"rendered":"Program Ketahanan Pangan 2025 Desa Rawakalong Launching Ternak Ayam Broiler dan Padi"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Bogor, RayaNews \u2013<\/strong> Pelaksaan kegiatan program ketahanan pangan 2025 Desa Rawakalong memilih Ternak Ayam Broiler dan Padi Pelaksaan Launching berlokasi di Kampung Rawakalong RT 03, RW 01 Desa Rawakalong Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Desa Rawakalong H. Wardi saat diminta keterangan awak media mengatakan, untuk program ketahanan pangan tahun 2025 yang bersumber dari Dana Desa sebesar 20% di alokasikan untuk ternak ayam potong jenis broiler dan tanam padi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2173\" srcset=\"https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-300x169.jpeg 300w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-768x432.jpeg 768w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34-390x220.jpeg 390w, https:\/\/rayanews.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-18-at-23.49.34.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Menurutnya, pilihan ternak ayam dan padi merupakan hasil evaluasi dari program-program ketahanan pangan dari tahun 2022 sampai 2024. Di karenakan beberapa program ternak dan budidaya seperti ikan dan sapi tidak menguntungkan, malah rugi, bahkan saya pribadi nombok sekitar 1 milyar.<\/p>\n\n\n\n<p>Nampak hadir dalam Kegiatan tersebut Direktur Bumdes Idaman Desa Rawakalong Edi, Ketua BPD Rawakalong Feri Heryadi, Perwakilan dari Kecamatan Gunungsindur, Pendamping Desa serta para tamu undangan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami memilih ternak ayam potong dan tanam padi, karena ada kelompok tani yang sudah berjalan cukup berhasil, untuk padi di kelola kelompok wanita tani Desa Rawakalong memanfaatkan lahan milik PT. SSL, untuk tahun 2025 pengelolaannya melalui Bumdes Idaman,\u201d terang H. Wardi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cInsya Allah, program ketahanan pangan tahun ini (2025) dapat berhasil dan menguntungkan serta bermanfaat bagi masyarakat Desa Rawakalong,\u201d harap H. Wardi.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Bumdes Idaman Desa Rawakalong Edi, menjelaskan program ketahanan pangan tahun 2025 di alokasikan untuk ternak ayam potong jenis broiler sebesar 198 juta rupiah berikut pakan dan DOC (bibit anak ayam), sebanyak 7000 ekor, untuk tanam padi di anggarkan 50 jutaan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKandang Ayam milik Haji Bo&#8217;ih dan sudah berpengalaman ternak ayam potong, lokasinya di RT 03, RW 01 Kampung Rawakalong. untuk tanaman padi meminjam lahan milik PT. SSL seluas 3,5 Hektar sebelumnya digunakann untuk ternak ikan,\u201d tegas Edi. <strong>[Adj]<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor, RayaNews \u2013 Pelaksaan kegiatan program ketahanan pangan 2025 Desa Rawakalong memilih Ternak Ayam Broiler dan Padi Pelaksaan Launching berlokasi di Kampung Rawakalong RT 03, RW 01 Desa Rawakalong Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Kepala Desa Rawakalong H. Wardi saat diminta keterangan awak media mengatakan, untuk program ketahanan pangan tahun 2025 yang bersumber dari Dana &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2174,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70],"tags":[822,823,266,455,454,485],"class_list":["post-2172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","tag-danadesa","tag-dd","tag-gunungsindur","tag-ketahananpangan","tag-ketapang","tag-rawakalong"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2175,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2172\/revisions\/2175"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayanews.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}